Minggu, 25 Juli 2010

- T R A U M A -

 my own story , my own life.

Saya punya kekasih,
yang sering saya sebut pacar.
dia menyebut saya calon istrinya.

hah?! really?
I think, NOT.

saya akan tetap menyebutnya kekasih, tak lebih.
tak berharap lebih, tepatnya.


banyak hal yang telah saya alami bersamanya, entah dia ingat atau tidak.
saat ini yang ada di depan saya adalah hal yang sangat sulit untuk saya mengerti. kekasih yang tak pernah mempercayai kata kata saya, semua yang saya beritahu kepadanya adahal bohong belaka.
what a suck of this?!
saya merasa sangat sendiri, padahal baru pertama kali ini saya menjalin kasih, hanya dengan dia.
saya memang tak pernah pantas untuknya.

saya sadar saya hanya wanita biasa, sedangkan dia selalu menuntut lebih. saya tidak akan pernah berharap lagi. semua harapan saya kini sirna.

membangun sebuah hubungan yang serius tak hanya butuh kesetian, pengorbanan, cinta dan kasih sayang.
masih perlu sebuah kepercayaan.

dulu kekasih atau pacar saya sangat percaya kepada saya namun kini ia berubah.

dia pernah bilang akan percaya semua kata kata saya, namun sekarang saat ini dia lebih memilih teman dekatnya, yang baru saja ia kenal.

saya sudah berusaha meyakinkan dia, bahwa saya sakit, sangat sakit mendengar semua kata kata teman nya itu. saya merasa bahwa saya tak punya harga diri di depan temannya tersebut.
saya punya hati, hati yang sangat rapuh. yang sangat butuh dilindungi, yang butuh kasih sayang.

saya bercerita pada sahabat saya, Agni.
malam itu saya benar benar kalut, saya tak tahu dengan siapa saya bersandar.
saya ceritakan semuanya pada Agni.

seya berusaha baik kepada orang lain, tp mengapa orang lain itu benar2 menusuk saya dari depan.
sulit sekali berusaha baik kepada orang lain, bahkan pada orang yang belum saya kenal.

saya belum pernah merasa sakit karena teman seperti ini,
bahkan ternyata kekasih saya sendiri lebih memihak pada mereka yang telah menyakiti saya.

saya sudah berusaha, berusaha bercerita kepada pacar saya,

apa saya harus dimiliki oleh orang lain dahulu agar pacar saya mau mempertahankan saya?

anyway,
saya sangat trauma dng keadaan seperti ini.

Tidak ada komentar: